Keanekaragaman Serangga Tanah di Sekitar Rumah

Pernahkan kalian membayangkan seberapa banyak keanekaragaman serangga yang berada di sekitar rumah kalian? Ya, jawabannya mungkin tidak. Sama seperti kalian, saya pun tidak pernah membayangkannya. Namun, berkat materi yang diberikan dalam mata kuliah Ekologi Hewan, saya Nevil Raka Pratama dapat membayangkannya dan kini saya dapat mengetahui juga seberapa beragamnya serangga yang ada di sekitar saya.

Serangga adalah salah satu keanekaragaman jenis dari kelas avertebrata di dalam filum arthropoda yang melimpah di Indonesia. Jumlah serangga yang ditemukan di Indonesia kurang lebih 250.000 jenis atau 14% dari seluruh biota yang ada di Indonesia. Maka dari itu, saya mencoba untuk mengetahui keanekaragaman serangga, khususnya serangga tanah yang tersebar sekitar rumah saya.

Observasi kenekaragaman serangga tanah dilakukan dengan metode pitfall trap. Observasi dilakukan dengan menyiapkan alat dan bahan penunjang seperti pinset, penggaris, detergen, gelas dan tutup plastik, serta tusuk sate. Adapun langkah kerja dalam observasi yang dilakukan, yakni:
  1. Memasang perangkap jebak yang terbuat dari gelas plastik ke dalam tanah;
  2. Menuangkan cairan detergen ke dalam perangkap jebak;
  3. Memberikan atap di bagian atas perangkap yang terbuat dari tutup plastik dan tusuk sate;
  4. Setelah perangkap disimpan selama 24 jam, ambil dan identifikasi jenis serangga yang terperangkap.




Berdasarkan hasil observasi dan identifikasi yang saya lakukan, saya menemukan dua jenis serangga yakni semut hitam kebun (Lasius niger) berjumlah 32 dan jangkrik kebun (Grylinnae) berjumlah satu. Mungkin terbilang sedikit, namun saya rasa hal tersebut cukup wajar karena luas lahan pengamatannya yang tidak terlalu besar serta jarak penempatan jebakan yang terlalu berdekatan.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan mengenai observasi keanekaragaman serangga tanah di sekitar rumah. Saya berharap kalian juga dapat mencobanya di rumah, terima kasih.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.